Keterangan Gambar : Jembatan Gantung Poncowati- Bandarharapan,Sepi (dok/mitra)
MITRA TV LAMPUNG. COM -Terbanggibesar.
Kawanan begal menghadang seorang guru di jalan sepi Jembatan Gantung Poncowati - Bandarharapan, Kecamatan Terbanggibesar Lampung Tengah Selasa (06/08/24) sekitar pukul 15.00. Wib.
Akibatnya, motor Beat milik korban Yolanda Ibrahim guru SMP Doa Bangsa dibawa kabur pelaku. Korban mengalami kerugian sekitar Rp. 10 juta.
Informasi yang dihimpun Mitra TV Lampung, siang itu ibu Yolanda warga Indra Putra Subing baru pulang mengajar dari SMP Doa Bangsa Bandarharapan.
Saat melaju menuju Jembatan Gantung Poncowati, dua pemuda tanggung menghadangnya. Seorang diantaranya menodongkan badik.
Korban yang sadar berhadapan dengan begal, berusaha mempertahankan kendaraan motor Honda Beat, sehingga terjadilah tarik-menarik berebut motor antara pelaku dan korban.
Korban yang terus didorong dan diancam pakai senjata tajam oleh pelaku, terjatuh. Saat itulah pelaku berhasil merampas kendaraan korban.
Kedua pelaku yang diperkirakan masih pemuda tanggung itu kabur kearah Way Kekah.
"Saya sempat mempertahankan motor, dan sempat kontak mau saya buang. Namun saya ditodong dan ditendang, sehingga kepala saya lecet-lecet" ujar Yolanda Selasa petang (06/08/24)
Aksi begal sadis itu menurut korban belum dilaporkan ke Polsek Terbanggibesar, Lampung Tengah.
Kepala SMP Doa Bangsa Bandarharapan Terbanggibesar, Drs. Saefudin, mengatakan begitu mendapat laporan adanya pembegalan terhadap bawahannya langsung mengejar pelaku dengan menelusuri jalan-jalan setapak diperkebuanan singkong.
" Saya sempat mengejar pak, tapi tidak menemukan jejak pelaku," kata Saefudin.
Sejumlah warga disana mengatakan akhir-akhir ini sering melihat kedua pelaku mondar-mandir di seputaran Jembatan Gantung Poncowati. Warga meminta pelaku segera ditangkap.
(pakman)
Tulis Komentar