Keterangan Gambar : Kantor KSP Ventura di Jalan A. Yani Bandarjaya Barat, Terbanggibesar Lamteng (lamin/mitra)
MITRA TV LAMPUNG.COM - Bandarjaya.
Kejadian agak ganjil melanda dunia perkoperasian di wilayah Bandarjaya. Mengapa demikian? Sebuah Rumah Permodalan cepat dan bersahabat, atau orang biasa menyebutnya Koperasi Simpan Pinjam ( KSP) Ventura yang berada di Jalan A.Yani Bandarjaya Barat Kecamatan Terbanggibesar Lampumh Tengah, menolak rencana pelunasan pinjaman seorang nasabah, Wulandari warga Bandarjaya Timur.
Ibu dua anak itu sontak kecewa ketika rencana pelunasan pinjamannya tidak dikabulkan pihak KSP Ventura. "Saya kecewa dengan penolakan ini," kata Wulan panggilan akrabnya.

Wulan menjelaskan kepada Mitra TV Lampung alasan rencana pelunasan itu. Karena dia bersama suaminya hendak kerja ke Taiwan. Suaminya mengundurkan diri dari kerja di sebuah Perusahaan Swasta di Lampung Tengah, karena gajinya hanya Rp. 100 ribu sehari, yang tidak cukup untuk kebutuhan hidup sehari-hari apalagi harus bayar angsuran koperasi.
" Mana cukup gaji suamiku segitu untuk membiayai kebutuhan keluarga," ujar Wulan lagi.
Sementara itu, pimpinan KSP Ventura, Chindy saat dikonfirmasi Mitra TV Lampung menjelaskan alasan penolakan pelunasan, karena Wulan minta hanya membayar pokok pinjaman tanpa perhitungan bunga.
Seorang petugas operator KSP lainnya bernama Gantra mengatakan sistem yang digunakan koperasinya sudah online.
"Kami sudah menggunakan sistem online dalam menginput data," jelas Gantra, di kantornya Senin (01/07/24)
Wulan meminjam dana pokok ke KSP Rp 3.250.000, dengan masa angsuran selama 40 kali. Sekali angsuran Rp 126 ribu/Minggu. Sehingga Wulan untuk menyelesaikan pinjaman mengeluarkan uang Rp 5.040.000 Juta. Selama ini Wulan baru membayar 8 kali cicilan, masih kurang 32 kali lagi angsuran
(lamin).
Tulis Komentar